Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jambu Air

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jambu Air – Tanaman Jambu air adalah tanaman yang termasuk kedalam suku jambu-jambuan atau Myrtaceae, dalam bahasa latin. Asal Jambu air tidak diketahui dengan pasti, namun diperkirakan t­anaman ini berasal dari daerah Asia Tenggara dan banyak tersebar di berbagai pulau-pulau pasifik.

Tanaman jambu air bersifat adaptif dengan daerah yang memiliki iklim tropis dan dapat tumbuh baik di dataran yang memiliki ketinggian tidak lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Jambu air memiliki banyak spesies, namun ada dua spesies jambu air yang paling terkenal, yaitu: Jambu air kecil atau Syzygium aquaeum dan Jambu air besar atau  jambu semarang, Syzygium samarangense.

Biasanya Jambu air dikonsumsi secara langsung atau dijadikan olahan seperti rujak atau asinan. Selain buahnya yang segar, beberapa bagian jambu air juga memiliki manfaatnya masing-masing, seperti: Daunnya yang dapat melancarkan pencernaan; Bijinya dapat dikeringkan kemudian dihaluskan sebagai obat diare; akarnya dapat dimanfaatkan sebagai obat epilepsi;  batangnya dapat digunakan sebagai bahan bangunan atau bahan bakar.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai tanaman ini, berikut adalah klasifikasi dan  morfologi tanaman jambu air:

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Jambu Air

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Tracheobionta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Rosidae
  • Ordo : Myrtales
  • Famili : Myrtaceae
  • Genus : Syzygium
  • Spesies : Aquaeum

Morfologi Tanaman Jambu Air

Akar : Tanaman jambu air memiliki akar tunggang (Radix primaria) yang kuat dan keras, umumnya berwarna kecoklatan dengan ukuran yang realtif kecil.

Batang : memiliki struktur yang kuat dan keras berwarna kecoklatan dengan tekstur yang kasar. Tanaman Jambu air umumnya berupa perdu, memiliki tinggi yang berkisar 3-10 meter bahkan lebih.

Daun : Jenis daun yang dimiliki oleh tanaman jambu air adalah daun tunggal yang memiliki pertulangan menyirip berwarna hijau mengkilap, dengan panjang pangkal sekitar 0,5-1,5 milimeter. Bentuk daun pada bagian pangkal membentuk bulat dan tumpul pada bagian ujung daun. Jika diremas sedikit berbau aromatis atau tidak sama sekali.

Bunga : Karangan bunga berbentuk malai, termasuk jenis bunga majemuk berwarna kuning keputihan. Biasanya tumbuh di bagian ketiak daun yang sudah gugur (aksial), pada bagian kelopaknya berbentuk corong dengan ukuran sekitar 3,5 milimeter; daun mahkota berbentuk bundar sampai menyegitiga. Terdapat lebih dari 20 benang sari dengan panjang mencapai 2 sentimeter dan tangkai putik yang dimiliki tanaman ini sekitar 4-5 sentimeter.

Buah  : Tanaman Jambu Biji bertipe buah buni. Berbentuk lonceng, kerucut seperti gasing atau membulat keatas. Untuk buah yang sudah masak biasanya bewarna merah dan untuk buah yang masih muda umumnya berwarna hijau. Daging buahnya berwarna putih, mengandung banyak air, rasanya asam atau asam manis, terkadang sedikit sepat.

Biji : Bijinya berukuran kecil, biasanya berwarna putih sampai kecoklatan berbentuk seperti ginjal dan diameternya berkisar 1-1,5cm.

Updated: —

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian dan Definisi © 2017 Frontier Theme