Pengertian dan Contoh dari Nomina

Kamis, Maret 30th, 2017 - Ilmu Pengetahuan

Pengertian dan Contoh dari Nomina – Pada kesempata kali ini, kita akan mempelajari pengertian dan contoh dari nomina. Mari tanpa berlama-lama lagi, langsung saja kita bahas satu per satu.

Pengertian Nomina

Nomina merupakan nama lain dari kata benda, sedangkan jika didefinisikan nomina menjelaskan semua benda dan semua hal yang dapat dibendakan.

Umumnya, nomina dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu kata benda konkret untuk benda yang dapat dikenal oleh panca indra dan kata benda abstrak untuk kata benda yang tidak dapat dikenal oleh panca indra atau hanya dapat dikenal dengan pikiran saja. Selain itu nomina biasanya kata yang mengacu pada benda, manusia, binatang, dan pengertian atau konsep.

Kata benda juga dapat dikelompokan menjadi kata benda khusus atau proper noun dan kata benda umum atau common noun. Kata benda khusus atau proper noun merupakan kata benda yang mewakili suatu entitas tertentu, sedangkan kata benda umum atau common noun merupakan kata benda yang menjelaskan suatu kelas entitas.

Ciri-Ciri Nomina dan Contohnya

Berikut beberapa ciri-ciri nomina beserta contohnya:

  • Dalam kalimat yang predikatnya verba, nomina sangat menduduki fungsi objek, subjek, atau pelengkap. Misalnya “Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun kolam renang besar.” Kata Pemerintah Provinsi dan kolam renang menduduki fungsi subjek dan objek nomina.
  • Nomina tidak dapat dijadikan bentuk ingkar dengan kata “tidak”. Karena kata pengingkar pada nomina adalah “bukan.” Misalnya kalimat dasarnya adalah “Budi itu pelajar SMP”, maka bentuk ingkar yang benar adalah “Budi itu bukan pelajar SMP”, sedangkan ingkar yang salah adalah “Budi itu tidak pelajar SMP”.
  • Umumnya nomina diikuti oleh kata sifat atau adjektiva baik secara langsung atau menggunakan perantara kata “yang”. Misalnya kata “kamus”, jika digabungkan dengan kata sifat akan menjadi “kamus tebal”, selain itu juga dapat disisipkan juga kata “yang” sehingga menjadi “kamus yang tebal”.
  • Memiliki potensi untuk diawali oleh pertikel “dari”. Misalnya kata “pasir” sehingga menjadi “dari pasir” atau kata “air” sehingga menjadi “dari air”.
  • Nomina juga dapat mengalami proses lain, seperti proses reduplikasi atau proses pemajemukan dengan kata lainnya. Misalnya proses reduplikasi seperti kekanak-kanakan, orang-orangan, mobil-mobilan. Sedangkan proses pemajemukan seperti tumpang tindih, peran serta, bawah tanah.

Jenis-Jenis Nomina

Berikut beberapa jenis-jenis nomina beserta contohnya

  • Nomina Konkret : Meja, kursi, dan telepon.
  • Nomina Khusus : Nama tempat, nama Negara, dan nama perusahaan.
  • Nomina Umum : Sepakbola, pelajar, dan desa.
  • Nomina Kolektif : Semua, hadirin, dan sekelompok manusia.
  • Nomina Abstrak : Kebahagiaan, kebebasan, kemerdekaan.
  • Nomina Penjumlahan : Terhitung dan tidak terhitung.