Pengertian dan Definisi Gen

Minggu, April 16th, 2017 - Ilmu Pengetahuan

Pengertian dan Definisi Gen – Gen adalah  suatu unit pewarisan sifat bagi makhluk hidup . Bentuk fisik dari gen sendiri adalah DNA yang menkode protein, polipeptida, ataupun seuntai RNA yang memiliki fungsi tersendiri bagi organismenya.

Gen adalah salah satu ilmu dalam biologi yaitu ilmu genetika atau lebih familiarnya disebut ilmu genetika. Nah, dari ilmu genetika ini kita bisa tahu dan juga bisa meneliti apa saja sifat yang bisa diwariskan orang tua kekpada anaknya kelak.

Ilmu  genetika ini tidak hanya digunakan pada manusia, tetapi juga digunakan pada hewan dan biasanya untuk melakukan persilangan.

Ilmu genetika ini sudah ada lama sejak zaman prasejarah. Ilmu  ini digunakan untuk mengembangkan beragam macam ras hewan ternak.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi Tulang mandibula

Penggunaan kata gen dalam bahasa sehari-hari, seperti “gen kulit”, “gen warna rambut”. Hal ini dimaksudkan untuk memilih variasi alel yang disediakan oleh gen.

Gen yang diwariskan oleh seseorang dibawa oleh DNA melalui proses reproduksi yang  dibawa bersama-sama. Dengan demikian, informasi akan bentuk dan fungsi dalam individu seseorang dapat dengan mudah diketahui.

Menurut para ahli gen akan diturunkan oleh orang tua kepada ankanya. Akan tetapi ada juga ahli yang berpendapat bahwa warisan campuran sifat gen tidak berlaku.

Ilmuwan yang pertama kali mengenalkan gen adalah Thomas Hunt Morgan. Dia berpendapat bahwagen memiliki beberapa fungsi yang  berbeda-beda. Fungsi yang pertama adalah menentukan sifat-sifat yang akan diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Lalu, fungsi yang kedua adalah membrikan informasi tentang apa saja yang akan dibawa oleh generasi selanjutnya. Dan, yang ketiga adalah berfungsi mengatur metabolism dan  juga perkembangan. Karena, gen terdiri dari susunan basa nitrogen.

Gen merpuakan susbtansi hereditas yang memiliki fungsi seperti:

  • Menyampaikan informasi tentang genetika dari generasi ke generasi
  • Mengontrol, mengatur, serta perkembangan tubuh
  • Menentukan sifat-sifat pada keturunannya, yang berupa rambut, kulit, bentuk badan, dan lain sebagainya
  • Proses reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh terjadi secara beruntun. Reaksi kimia  yang terjadi secara beruntun ini membutuhkan enzim. Pembentukan enzim dan juga pengontrolan kerja enzim ini dilakukan oleh gen. Lalu, gen juga melakukan pembentukan hormon yang terjadi di dalam tubuh.

Gen yang merupakan substansi hereditas juga memiliki sifat-sifat :

  • Memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda
  • Membawa informasi genetik
  • Ketika pembelahan mitosis dan juga miosis mengadakan duplikasi
  • Kerjanya ditentukan oleh susunan basa nitrogen
  • Sebagai zarah yang terdapat di dalam

Gen terdapat dalam sel eukariotik yang mempunyai struktur sebagai berikut:

  • Domain regulasi insisiasi transkripsi yang terdiri dari GCCCACACCC, ATGCAAAT, kotak GC, kotak CCAAT, dan kotak TATA.
  • Ekson yang merupakan area kodikasi protein yang dapat ditranskripsi secara overlapping maupu non-overlapping.
  • Intron adalah urutan basa yang tidak menyandi protein dan juga terletak diantara ekson
  • Domain regulasi akhir trannskripsi.

Cara kerja gen adalah sebagai berikut:

Dikarenakan eratnya hubungan antara gen dan DNA. Maka, deretan basa nitrogen yang terdapat pada DNA itu yang mengarahkan urutan asam amino yang harus disusun dalam protein.

Protein atau enzim inilah yang akhirnya menentukan proses biokimia yang pada akhirnya akan menentukan juga sifat spesifik dari organisme tersebut.

Ini berati perbedaan antara seekor tikus dan juga padi disebabkan oleh perbedaan susunan basa nitrogen pada DNA yang terdapat di dalam tubuh organisme tersebut.

Gen menentukan struktur protein, lalu proteinlah yang menentukan karakter individu organisme melalui proses sintesis protein.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi Hutan