Pengertian dan Definisi Tulang mandibula

Pengertian dan Definisi Tulang mandibula – Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari pengertian dan definisi tulang mandibula.

Namun selain mempelajari pengertian dan definisinya, kita juga akan mempelajari anatomi dari tulang mandibula. Mari tanpa perlu berlama-lama lagi, langsung saja kita bahas satu per satu.

Pengertian Tulang Mandibula

Tulang mandibula atau dikenal juga dengan tulang rahang bawah, tulang muka paling besar dan paling kuat merupakan satu-satunya tulang yang ada di tengkorak yang dapat bergerak.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi Proklamasi

Karena tulang mandibula dapat ditekan dan diangkat saat kita membuka mulut dan menutup mulut, dapat ditarik ke belakang, dapat ditonjolkan, hingga dapat sedikit digoyangkan ke kiri menuju ke kanan atau sebaliknya.

Pergerakan pada tulang mandibula biasanya terjadi saat kita mengunyah, membuka atau menutup mulut, dan berbicara.

Umumnya, tulang mandibula tersusun atas dua belahan tulang yang memiliki sendi di sebelah anterior pada simpisis mental. Bergabungnya kedua belahan tulang mandibula terjadi saat kita memasuki umur dua tahun membentuk korpus yang letaknya horisontal dengan bentuk yang mirip seperti tapal kuda, menjorok kearah muka, dan memiliki dua buah cabang yang menjorok kearah atas dari ujung posterior korpus.

Anatomi Tulang Mandibula

Tulang mandibula atau yang lebih kita kenal dengan istilah tulang rahang bawah, terbagi menjadi beberapa bagian. Berikut beberapa bagian tulang mandibula atau tulang rahang bawah yang perlu kita ketahui.

1). Korpus

Umumnya, korpus terbagi menjadi dua permukaan dan dua buah pinggir.

  • Permukaan Internus

Permukaan internus agak cekung. Pada permukaan ini, terdapat di linea milohyodea yang meluas oblik dari bawah gigi molar ke tiga menuju ke bawah dan ke muka hingga mencapai garis tengah. Linia milohyodea akan menjadi origo dari muskulus milohyodeus dan akan membagi fossa sublingualis dari fossa submandibularis.

  • Permukaan Eksternus

Permukaan eksternus cembung dan kasar. Pada bagian ini terdapat suatu linea oblikum yang meluas dari ujung bawah pinggir anterior rumus, menuju ke bawah dan ke muka yang berakhir di tuberkumum mentale di dekat garis tengah. Selain itu, terdapat juga foramen montale yang berada di atas linea oblikum dan simpisis menti.

  • Pinggir Atas

Pinggir atas merupakan lekuk dari gigi geligi tetap. Umumnya, terdapat 8 lekuk dari masing-masing belahan mandibula. Sedangkan pada orangtua, setelah gigi mulai tanggal akan membuat lekuk-lekuk ini menjadi tidak terlihat. Hal ini dikarenakan, atropi tulang yang mengakibatkan berkurangnya lebar corpus mandibula.

  • Pinggir Bawah

Pinggir bawah memiliki bentuk yang tebal, melengkung, dan berlanjut hingga ke posterior dengan pinggir bawah ramus. Pada sambungan kedua, terletak di batas gigi molar ketiga.

2). Ramus

Umumnya, ramus terbagi menjadi dua bagian. Kedua bagian ramus antara lain.

  • Permukaan Internus

Pada permukaan internus terdapat foramen mandibulare yang merupakan awal dari kanalis mandibularis dan dilalui oleh pembuluh-pembuluh darah serta nervus dentalis.

  • Permukaan Eksternus

Pada permukaan eksternus memiliki dua ciri, yaitu kasar dan datar. Selain itu, pada bagian posterior atas licin terhubung dengan glandula parotis.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi Kapasitansi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian dan Definisi © 2017 Frontier Theme